Emas berjangka berbalik sedikit lebih tinggi pada hari Kamis setelah menemukan dukungannya seiring melemahnya dollar, tapi perkiraan data pengangguran AS yang lebih baik akan terus menggoda investor untuk menjauh dari logam mulia dan beralih ke aset lain seperti saham.
Jumlah tingkat pengangguran untuk klaim pengangguran turun dalam 3 minggu berturut-turut, berperan sebagai indikasi pemulihan pasar tenaga kerja kembali tumbuh.
Analis dari Deutsche Bank dalam sebuah catatannya pada hari Kamis mengungkapkan, “Dengan berlanjutnya kepercayaan pada perekonomian Amerika Serikat dan berkurangnya kekhawatiran pada perekonomian global secara umum, emas akan terus berjuang untuk dapatkan pembenarannya untuk menguatkan harga.”
“Sementara kita melihat adanya ancaman terhadap sistem keuangan global untuk jangka panjang, pasar sesaat di sibukan untuk kuartal selanjutnya dibandingkan untuk tahun depan. Ketidak jelasan ini mungkin akan berlanjut sampai kuartal selanjutnya dalam pandangan kami dan hasil kedepannya pergerakan pada emas akan berada di kisaran ketat selama rentang waktu tersebut," lanjutnya. Kemungkinan emas akan berada di kisaraan antara $1,560 - $ 1,625/onz.
read more...
Jumat, 15 Maret 2013
Emas Coba Menguat di Tengah Pelemahan Dollar
Selasa, 05 Maret 2013
Emas Konsolidasi, 1564-1587
Kamis, 29 Desember 2011
Emas Alami Kejatuhan Terdalam Sejak Oktober 2009
Rick Bensignor, strategis Merlin Securities berkata, "Investor yang menganggap emas sebagai aset safe-haven kini cemas dan sepertinya mulai kurangi kepemilikan demi minimalisir kerugian. Ini tentunya lemahkan emas, yang kondisinya diperburuk oleh penguatan dollar." Hal ini mengembalikan daya tarik dollar sebagai aset safe haven yang lebih superior dibanding emas. Krisis utang zona-euro telah menyebabkan kekurangan likuiditas di pasar dan ini memaksa investor untuk likuidasi posisi emasnya demi tutupi kerugian di aset keuangan lainnya.
Terpantau running emas berada di level 1554.30, dengan harga tertinggi 1561.20 dan terendah 1549.55 menurut platform Monex.
Selasa, 15 November 2011
Euro Anjlok Terhadap Dollar, Emas Melemah
Axel Merk, manajer portofolio dari Merk Funds berkata, “Pasar emas mempertahankan pola saat terjadinya kejatuhan ekonomi di Eropa dan tidak dilakukannya pencetakan uang. Emas terus bergerak bersama hingga tahap krisis berikutnya.”
Untuk saat ini, investor kembali fokus pada masalah hutang Eropa setelah adanya optimisme awal saat Italia dan Yunani terus berupaya melakukan reformasi pemerintahan.
Selasa, 01 November 2011
Emas Bergerak Ranging, Antara Ketidak Pastian Resolusi Eropa Dan Penguatan Dollar
Meski perdagangan jangka pendek kemungkinan akan tetap berombak karena pasar tetap sensitif terhadap indikator makroekonomi dari AS dan Eropa, namun pelaku pasar menyebutkan emas masih berpeluang melanjutkan rally lantaran logam mulia ini masih akan diuntungkan oleh ketidakpastian penanganan krisis utang Eropa. Bahkan analis Reuters, Wang Tao masih berani memprediksi emas siap meraih resisten $1762 dan $1773 untuk jangka menengah.
Jumat, 28 Oktober 2011
Emas Bergerak di Wilayah Positif
Berdasar platform Monex, emas bergerak di sekitar wilayah positif, di harga $1743.60/ons dengan menyentuh tertingginya $1752.35/ons dan level terendah $ 93.19. menurut analisa teknikal MKS Finance, emas akan bergerak stabil di kisaran area $1,700/oz-$1,720/ons beberapa sesi mendatang. Level resistance berada di kisaran $1,750/ons dan support kuat emas sekitar MA 100-day di $1,670/ons lalu MA 21-day di $1,668/ons dan MA 7-day di $1,658/ons. "Harga emas terbantu permintaan safe-haven," tambahnya. Performa perak yang kuat membantu menurunkan rasio emas/perak.
Senin, 24 Oktober 2011
Emas bergerak Dalam Kisaran Sempit Menanti Keputusan KTT Zona Eropa
Logam mulia diperdagangkan di level $1651.30/onz, naik $11.90 dari harga pembukaan di $1639.40/onz. Sebagai resistance dan support pertama adalah level $1669.15 dan $1626.00
Kamis, 20 Oktober 2011
Emas Merosot Jelang KTT Uni Eropa
Harga emas merosot selama tiga hari berturut-turut dan kembali melanjutkan pelemahan pada siang ini, didera aksi profit taking. Kekecewaan atas beige book Federal Reserve, survei kondisi bisnis nasional membuat harga saham dan komoditas lebih rendah secara luas. Resolusi atas krisis hutang zona eropa yang belum juga terwujud turut membebani sentimen pasar menjelang pertemuan KTT Uni Eropa di awal pekan.menurut dealer lgam mulia GoldCore, "Krisis hutang yang dibiarkan semakin larut menimbulkan kecemasan global atas penularan masalah ke negara sekitar,"
Kontrak emas berjangka diperdagangkan di level $1622.85/troy ounce, turun sekitar $21 dari harga pembukaan di $1644.60/troy ounce.
Meski trend logam mulia jangka pendek belum jelas, namun Menurut laporan Mitsui Global Precious Metals trend emas jangka panjang masih bullish. Katanya, "Melihat prospek ekonomi global, sebaiknya menyimpan emas untuk jangka panjang. Faktanya bahwa pemulihan harga emas berjalan sangat lambat sejak merosot tajam pada bulan September sehingga membuat outlook untuk jangka pendek dan menengah tidak terlalu bullish,"
Senin, 17 Oktober 2011
Emas Stabil Menjelang Pertemuan Komisi Eropa
Jumat (14/10) pekan lalu, emas meraih kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari sebulan akibat pelemahan dollar menjelang pertemuan G20 yang akan didominasi oleh krisis hutang zona Eropa. Dan berita bahwa inflasi China menurun tipis, mengurangi kekhawatiran pengetatan lebih lanjut.
Kepala alokasi aset dari Great Pacific Wealth Management, Sean McGillivray berkata, "Korelasi antara emas dan aset berisiko akan akan setara dalam tandem karena mereka bergerak pada katalis yang sama - gagasan bahwa kebijakan moneter longgar di Eropa akan mengangkat ekuitas dan juga emas."
Optimisme atas rencana untuk mengatasi krisis utang Zona Euro, serta penjualan ritel AS yang kuat dan laporan laba perusahaan, telah memicu emas sebagai safe haven, bergerak sejalan dengan ekuitas.
Senin, 10 Oktober 2011
Pelemahan USD Meningkatkan Aksi Beli Emas
Sentimen positif juga diperoleh setelah para pemimpin negara Perancis dan Jerman berjanji akan mengeluarkan langkah-kebijakan baru di akhir bulan guna memecahkan masalah krisis utang zona Euro.
Meski cukup sulit untuk memprediksi pergerakan harga emas untuk jangka pendek setelah harga sempat terkoreksi di bulan September, karena kondisi cepat berubah, terkadang sebagai aset safe haven dan terkadang pula sebagai aset yang lebih beresiko. Namun, dalam trend jangka panjang, harga emas akan terus mengalami peningkatan.
Menurut tim Analis Monex, Secara teknikal dalam pekan ini Emas masih memiliki target resisten di level $1678 dan $1700, tembus level $1700 dapat picu bullish lanjutan ke area $1770. Sementara koreksi Emas akan menyeret logam mulia ini ke kisaran $1635 dan $1625 hingga ke support kuat di $1600.
Kamis, 06 Oktober 2011
Aksi Jual Emas Menarik Kembali Minat Beli Investor
Meningkatnya prospek default Yunani telah memicu kecemasan krisis perbankan di Eropa yang akan mengakibatkan perlambatan ekonomi global, mengakibatkan naiknya volatilitas.
Kata James Cordier, portofolio manajer di Optionsellers.com, Florida, "Emas mungkin diatur untuk reli, menyiapkan kenaikan kembali ke US$ 1.700 per ounce beberapa hari mendatang."
Ditilik dari sisi tekhnikal, selama harga masih di atas 1532.85 sebagai titik terendah akhir-akhir ini, emas berpeluang menuju $1702 dengan $1677.95 sebagai resistennya. Dan sebaliknya, jika melanggar area $1532, maka resiko downside bisa kembali, menuju level psikologis $1500.
Selasa, 04 Oktober 2011
Masalah Zona Eropa Kembalikan Reputasi Emas
Menurut analis di Komoditas Karvy Broking, baik emas dan perak akan tetap stabil dalam beberapa hari mendatang karena pedagang mencari petunjuk pada kedua ekonomi global dan krisis utang zona euro.
Setelah tingginya volatilitas di bulan September, emas berpeluang kembali menguat karena ditopang oleh pola musiman, ketidakpastian Eropa, perlambatan ekonomi Cina, dan potensi resesi AS. Dalam waktu dekat, emas diharapkan kembali melambung akibat permintaan fisik yang kuat dari investor yang tertarik untuk membeli emas di level terendah setelah kerugian bulan September.
Kamis, 29 September 2011
Emas Volatile Jangka Pendek
Meski analis yakin outlook logam mulia untuk jangka menengah sampai jangka panjang masih bullish, namun dengan melihat volatilitas dalam tiga sesi terakhir tampaknya trend bullish jangka panjang belum bisa dibangun dalam waktu dekat karena masih dalam bayang-bayang ketidak pastian kondisi hutang yang meresahkan investor.
Pergerakan logam mulia hari ini kemungkinan menguji area 1702. Tapi apabila gagal ditembus, maka potensi kembali turun dengan 1533 sebagai support kunci.
Rabu, 28 September 2011
Emas Rebound, Bangkit Dari Deraan Aksi Profit Taking
Meski emas mengalami aksi profit taking seiring penguatan Dollar AS dari awal pekan dan masih dalam fase konsolidasi, tapi kalangan analis mengatakan minat investor terhadap emas kembali melonjak akibat berlanjutnya ketidakpastian makroekonomi. Pola bullish-uptrend emas untuk jangka menengah hingga jangka panjang sudah mulai terbentuk.
Untuk saat ini pasar kembali sensitif terhadap berita-berita yang berkaitan dengan penyelesaian krisis utang zona euro dan rencana dana talangan lebih lanjut.
Senin, 26 September 2011
Harga Logam Mulia Tergelincir Memecah Support Penting $1600
Harga logam mulia merosot hingga level $1532/troy ounce memecah support penting di 1600 dengan menguatnya Dollar AS sebagai penambah tekanan. Investor kini nantikan hasil pertemuan menteri keuangan G-20 yang berlangsung Kamis dan Jumat di Washington dimana Eropa tentunya akan dikritik atas memburuknya krisis utang.
Kamis, 22 September 2011
Harga Emas Turun Seiring Penguatan Dollar AS
Kamis (22/9), spot logam mulia tergelincir akibat penguatan Dollar setelah jatuh lebih dari 1% pada sesi sebelumnya ketika Federal Reserve AS mengumumkan akan menjual obligasi jangka pendeknya senilai $400 miliar untuk membeli obligasi jangka panjang sebagai upaya untuk mendongkrak lemahnya ekonomi. Keputusan tersebut memberikan gambaran ekonomi yang suram dan mengecewakan investor yang telah berharap langkah-langkah stimulus kuat, mendorong penurunan dalam saham dan harga komoditas.
seorang analis di Phillip Futures, Ong Yi Ling mengatakan bahwa Untuk jangka pendek, kemungkinan emas akan tetap di kisaran $1.750 dan $1.850.
Untuk selanjutnya, perhatian investor akan tertuju pada pembicaraan G-20 yang akan berlangsung di Washington pada hari Kamis dan Jumat.
Kamis, 15 September 2011
Emas Merosot di Tengah Optimisme Eropa
Meski sempat menguat di awal sesi, logam mulia bergerak turun seiring para pembuat kebijakan tinggi Eropa menawarkan rencana pengendalian krisis hutang kawasan. Yunani mengatakan kepada Perancis dan Jerman hari Rabu (14/9) bahwa negara itu siap memenuhi segala kewajiban yang dipersyaratkan oleh Uni Eropa/ IMF. Hal ini membuat investor menarik dananya, berpindah ke aset yang lebih beresiko.
Data ekonomi yang mengecewakan dari AS yang bisa mendukung permintaan safe haven untuk mengangkat harga emas. "Trend emas masih kuat," menurut analis Standard Bank, Walter de Wet.
support awal pada 1805 (8 Sep rendah) diikuti 1.757 (29 Agustus rendah).resisten awal sekarang di 1845 (14 Sep tinggi) diikuti 1921 (6 Sep tinggi). read more...
Senin, 12 September 2011
Harga Emas Bergerak Volatile
Harga emas mengalami koreksi tajam pada hari Jumat (9/9) terkait pelemahan USD yang memicu aksi profit taking menjelang rapat G7 di Perancis. Pertemuan G7 diharapkan akan membahas langkah-langkah untuk menopang pertumbuhan, sementara itu volatility yang cukup tinggi di emas telah menyebabkan para investor mengamankan profit jelang akhir pekan. Logam mulia sempat tergelincir di awal sesi perdagangan hari ini, Senin (12/9). Tapi, harga merangkak naik kembali di pertengahan sesi ketika pengunduran diri pejabat pembuat kebijakan Bank Sentral Eropa Juergen Stark kembali menghidupkan minat pada aset safe haven. Kekhawatiran bahwa Kongres AS tidak akan menyetujui dari rencana $447 miliar Presiden Barack Obama untuk memulihkan pengangguran Amerika menambah kecemasan investor.Kamis, 08 September 2011
Logam Mulia Terkonsolidasi
Logam mulia tergelincir dari level tertingginya di 1920.85 pada Selasa (6/9), akibat terpaan aksi profit taking. Harga emas bisa jatuh untuk menguji $ 1.750 per troy ounce dalam waktu dekat, menurut analis MF Global. Kemungkinan harga bisa mendapat dukungan dari pengumuman langkah-langkah stimulus AS , tetapi resiko downside adalah berasal dari segi teknis yg memburuk.
Sebenarnya, fundamental emas sangat bullish, tapi secara tekhnikal emas telah diatapi pada 1920 dalam apa yang biasanya pedagang akan menyebutnya pola 'DoubleTop'. Lebih dari itu, kita menyebutnya 'koreksi beraturan'.
Logam kuning untuk saat ini harus terkonsolidasi sementara fundamental bertugas mengejar pergerakan untuk mencapai new top.
read more...
Selasa, 06 September 2011
Emas Incar Posisi Puncak
Emas berpotensi menuju kisaran $ 1.930/ons lalu $ 1.970/ons, menurut analisis teknis Barclays Capital. Logam mulia menembus level resistensi psikologis di $ 1.900/ons, di sekitar level $ 1,912.29/ons pada 23 Agustus.















